Arsip untuk dagang

Tumis Kangkung Oncom

Posted in Sagala tina oncom dengan kaitan (tags) , , on November 29, 2008 by kopral cepot

Tumis Kangkung OncomBahan:

  • 2 ikat kangkung, petiki daunnya.
  • 1 piring oncom, ulek kasar.
  • 2-3 sdm minyak goreng, untuk menumis.

Bumbu:

  • 5 buah cabai hijau, iris kasar.
  • 2 lembar daun salam.
  • 1 sdm air asam

Bahan tumbuk halus:

  • 5 buah cabai rawit.
  • Sepotong terasi.
  • Garam secukupnya.
  • 1 potong gula merah.
  • 2 buah bawang merah.

Cara membuat:

  1. Tumis semua bumbu kecuali air asam hingga harum.
  2. Masukkan kangkung dan oncom, aduk-aduk sampai kangkung layu.
  3. Tuang sedikit air, tutup wajannya sambil sesekali dibuka dan diaduk. Masak sampai kangkung lunak.
  4. Masukkan air asam, aduk-aduk. Angkat.

Hasil untuk ±5 porsi.

Sumber ; citarasa.wordpress

Mengenal Oncom

Posted in Mengenal Oncom, Sagala tina oncom dengan kaitan (tags) , , , , , on November 27, 2008 by kopral cepot

Oncom adalah makanan rakyat di Indonesia yang terdiri dari dua jenis utama: oncom merah dan oncom hitam. Oncom merah terbuat dari kapang oncom Neurospora sitophila sedangkan oncom hitam terbuat dari kapang tempe Rhizopus oligosporus.

Oncom merah umumnya dibuat dari ampas tahu, yaitu kedelai yang telah diambil proteinnya dalam pembuatan tahu. Sedangkan oncom hitam umumnya dibuat dari bungkil kacang tanah yang kadangkala dicampur ampas (onggok) singkong atau tepung singkong, agar mempunyai tekstur yang lebih baik dan lebih lunak.

Ampas tahu merupakan residu dari pengolahan kedelai menjadi tahu. Bungkil kacang tanah adalah ampas yang berasal dari kacang tanah yang telah diambil minyaknya dengan proses pemerasan mekanis atau proses ekstraksi.

Walaupun kedua bahan tersebut berupa limbah, tetapi ditinjau dari segi gizi sesungguhnya kedua bahan tersebut merupakan bahan yang padat gizi, sehingga sangat disayangkan kalau dibuang atau dijadikan pakan ternak.

Bahan baku lainnya yang diperlukan dalam pembuatan oncom adalah kapang. Kapang oncom dapat mengeluarkan enzim lipase dan protease yang aktif selama proses fermentasi dan memegang peranan penting dalam penguraian pati menjadi gula, penguraian bahan-bahan dinding sel kacang, dan penguraian lemak, serta pembentukan sedikit alkohol dan berbagai ester yang berbau sedap dan harum.

Nilai dan mutu gizi

kapang oncom

Banyak orang yang kurang menghargai oncom dibandingkan hasil olahan kacang-kacangan yang lain, seperti tahu dan tempe. Pandangan negatif tersebut muncul karena oncom terbuat dari ampas tahu atau bungkil kacang tanah.

Pandangan tersebut sangatlah keliru, karena sesungguhnya oncom memiliki nilai dan mutu gizi yang baik akibat proses fermentasi. Dari kedua tabel tersebut diketahui bahwa oncom bungkil kacang tanah memiliki protein, lemak dan padatan terlarut yang lebih tinggi dibandingkan oncom ampas tahu.

Hal lain yang perlu disempurnakan agar daya terima masyarakat meningkat terhadap oncom, adalah yang menyangkut penampilan, bentuk, serta warnanya. Untuk lebih meningkatkan daya terima oncom di masyarakat luas, perlu diperhatikan masalah sanitasi bahan baku, peralatan pengolah, dan lingkungan, serta higiene pekerja yang menangani proses pengolahan.

Dengan adanya proses fermentasi, maka struktur kimia bahan-bahan yang tadinya bersifat komplek, akan terurai menjadi senyawa-senyawa yang lebih sederhana sehingga lebih mudah dicerna dan dimanfaatkan oleh tubuh. Proses fermentasi oleh kapang juga akan menghasilkan komponen flavor dan citarasa sehingga menjadi lebih disukai oleh konsumen.

Kadang terjadi kembung dan ingin buang gas setelah memakan kacang kedelai rebus. Gejala tersebut sangat umum terjadi, akibat terbentuknya gas oleh proses fermentasi oligosakarida yang terkandung di dalam kedelai yaitu raffinosa dan stakhiosa oleh aktivitas mikroba di dalam perut.

Proses fermentasi oleh kapang oncom juga telah dibuktikan dapat mencegah terjadinya efek flatulensi (kembung perut). Selama proses fermentasi oncom, kapang akan menghasilkan enzim alpha-galaktosidase yang dapat menguraikan rafinosa dan stakhiosa kedelai sampai pada kandungan yang sangat rendah, sehingga tidak berdampak pada terbentuknya gas.

Pada saat pembuatan oncom, sangat penting untuk memperhatikan masalah sanitasi dan higiene untuk mencegah timbulnya pencemaran dari mikroba-mikroba lain, terutama kapang Apergillus flavus yang mampu memproduksi racun aflatoksin. Akan tetapi kapang oncom mampu pula berperan sebagai penekan produksi aflatoksin. Penggunaan kapang N. sitophila dalam proses fermentasi bungkil kacang tanah dapat mengurangi kandungan aflatoksin sebesar 50 persen, sedangkan penggunaan kapang Rh. oligosporus dapat mengurangi aflatoksin bungkil sebesar 60 persen. Aflatoksin dihasilkan pada kacang-kacangan dan biji-bijian yang sudah jelek mutunya. Untuk mencegah terbentuknya aflatoksin, sangat dianjurkan menggunakan bahan baku yang baik mutunya.

  • Ayo Isi Internet dengan Bahasa Indonesia
  •  

    Desember 2009
    S S R K J S M
    « Feb    
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • siapapun yang menginginkan tulisan yang ada di sini silakan Copy paste ajach, ngak perlu ijin dulu. terima kasih pula kepada penulis yang telah aku copy paste dari penjuru dunia untuk kami tayangkan lagi dan untuk kebutuhan kami sendiri, semoga bermanfaat bagi kita semua
  • Tag

    ahli bijak bisnis bisnis oncom cepot Cireng dagang dongeng esai harapan ide pikiran inspirasi inspiratif Jadi Orang Jelema Leutik kaolahan oncom kiprah Kiprah Jelema Leutik kisah sukses masa sulit Mengenal Oncom Mentereng menu oncom mimpi miskin olahan oncom olah singkong oncom oncom bergizi oncom ceuk urang sunda oncom unik pemimpin besar pengusaha sukses resep oncom serba oncom solusi sulit spirit sukses teladan tokoh tokoh inspiratif tukang oncom unik warung nasi oncom warung oncom
  • RSS Jelema Leutik

  • Kategori